Bingung milih Limit Bandwidth yang baik untuk Warnet ?

Anda browsing nyari apa? Script nya mikrotik ya? hehehhee. Disini saya gak bagi scriptnya mikrotik, karena disini saya berbagi pengalaman dan mungkin pengalaman itu bisa membuat kita sama sama belajar untuk tidak mencari script jadinya saja, tetapi kita juga membuat script tersebut.

Banyak diantara kita barangkali bingung saat dihadapkan pada cara / metode pada Mikrotik untuk limit bandwidth di warnet. Misal, kalo di forum katanya kalo pake script itu bagus, pake yang sana juga bagus, pake pcq lebih bagus, pake apalah yang lainnya juga bagus. Akhirnya, yang nyoba gak jadi jadi dan gak bagus bagus. hehehe

Penulis juga mengalami hal tesebut, waktu nanganin warnet dulu, banyak sekali cara atau metode limit yang diterapkan, tetapi hasilnya hanyalah kekecewaan karena metode yang digunakan tidak berjalan dengan baik, walaupun katanya PCQ bisa otomatis membagi bandwidth, tetapi pada prakteknya kalo pake IDM atau downloder lainnya, jebol juga limit bandwidthnya. 😀

Solusi yang didapatkan dari masalah tersebut adalah dengan menggabungkan teknik HTB dengan type limit yaitu PCQ. Kalo PCQ mungkin sudah banyak yang tau, tetapi HTB itu apa ya. Nah, biar kita sama sama belajar, silahkan klik link berikut untuk menuju wiki mikrotik http://wiki.mikrotik.com/wiki/Manual:HTB

Lain waktu akan penulis demokan cara pembuatannya, untuk kali ini hanya teorinya saja ya. 😀

 

, , , ,

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: